Text
Voicing the voiceless
Narapidana, tahanan, lembaga permasyarakatan, dan rumah tahanan. Kata-kata ini serta-merta membawa kita pada bayangan suram, menakutkan, tak tersentuh, dan asosiasi lain yang jauh dari baik.
Voicing the Voiceless karya Evy Harjono Amir Syamsudin ini mengajak kita untuk melihat sisi lain dari bayangan suram tersebut. Bahwassungguhnya di dalam tembok penjara banyak hal bisa ditumbuhkan. Pengalaman Evy Harjono mendampingi Amir Syamsudin selama menjadi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menjadi modal dalam merumuskan oemikiran dalam buku ini. Evy menggarisbawahi betapa penting mengelola bengkel-bengkel kerja produktif yang ada di lembaga permasyarakatan seluruh Indonesia. Mengapa?
Pada tahun 2014 tercatat sekitar 160.000 jumlah narapidana di Seluruh Indonesia. Hampir dua kali lipat rata-rata jumlah karyawan persahaan-perusahaan besar di Indonesia. Bila diberdayakan, potensi tersebut akan sangat luar biasa.
Fakta ini membangun optimisme Evy Harjono bahwa bahwa lembagapermasyarakatan punya potensi ekonomi yang besar. Bukan hanya untuk memperbaiki kulitas kehidupan warga binaan melainkan juga masyarakata= secara keseluruhan. Syaratnya, tentu saja, butuh komitmen yang lebih kuat dari pemerinta, swasta, dan kalangan masyarakat luas.
Tidak tersedia versi lain