Text
Bidadari Empat Musim 2
Kabar Shira dituduh sebagai Teroris cukup mendunia karena begitu namanya melambung setelah menerbitkan sebuah buku yang laris di pasaran Internasional, fitnah keji langsung menderanya.
Hari-hari kelam ia lewati di dalam ‘Kamp’ yang keluarga pun tidak boleh menengoknya karena dicap sebagai penjahat kelas atas. Orang-orang hebat berusaha membantunya untuk bisa terbebas dari fitnah itu namun satu persatu malah dituduh bersekongkol dengannya. Apakah ia berhasil keluar dari tempat paling sengsara di dunia itu ataukah harus berakhir menyedihkan karena kerasnya kehidupan di tempat tersebut?
Dan Fikri. Ia kembali menggelar pameran di Eropa. Kota Paris kembali menjadi tempat menggelar karya-karya hebatnya hingga namanya kembali melambung sampai akhirnya mendengar kabar megejutkan tentang Shira. Lantas bagaimana dengan Meyda yang sedang hamil tua sekaligus melawan penyakit kankernya yang divonis sudah masuk stadium tiga? Adakah keajaiban hingga Meyda sembuh kembali hingga bisa ceria lagi bersama suami dan anaknya yang baru dilahirkannnya?
Lalu bagaimana dengan Leni yang kini tinggal di Bandung dan masih tetap dengan perasaan lamanya pada Fikri apalagi setelah tahu istri sang seniman sedang melawan kankernya? Mampukah ia menjadi pelipur lara untuk Fikri hingga kembali merajut cinta lama yang pernah kandas?
Di lain tempat, jauh di pinggiran kota, muncul seorang pendakwah baru yang membuat siapa saja yang melihat akan merasa ngeri karena ada bekas luka-luka sayatan di wajahnya namun setiap kali tampil selalu memukau karena keindahan suaranya saat membacakan ayat Al Qur’an. Siapa dia? Kehadirannya selalu dinanti-nanti jemaahnya.
Menguras air mata, menggemaskan, menggelikan, dan tentunya selalu ada romantisnya. Emosi anda akan teraduk-aduk ketika larut dalam novel terakhir tentang Fikri, sang seniman pasir ini.
Tidak tersedia versi lain