Perpustakaan Gatra Pelangi Nusa

SMKN 3 Samarinda

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Genius
Penanda Bagikan

Text

Genius

Den Setiawan - Nama Orang;

Kabi terlahir dengan predikat anak bodoh. Ayahnya yang genius dan lulusan Amerika sampai tega meninggalkannya saat ia masih bayi karena takut namanya “tercemar”. Sang ayah memang berasal dari keluarga pintar dan tak terima jika anaknya bodoh. Lalu menyalahkan ibunya karena menganggap kebodohan Kabi karena kekurang-hati-hatiannya saat mengandung. Di sekolah Kabi selalu ranking terakhir dan selalu tinggal kelas setahun sebelum naik ke kelas berikutnya. Hampir semua orang memanggilnya “idiot”. Sudah begitu selalu di-bully dan dikucilkan teman-temannya, bahkan sekolahnya berusaha meminta ibunya agar mengeluarkan Kabi karena mengganggu proses belajar-mengajar.



Untungnya Kabi memiliki semangat belajar yang tinggi. Ia terdorong oleh satu keinginan sederhana: bertemu ayahnya. Sampai usia 10 tahun ia tak tahu seperti apa wajah ayahnya. Ibunya tak pernah memberi tahu siapa ayahnya dan seperti apa rupanya. Satu-satunya “tiket” untuk bertemu dan bisa diterima sang ayah adalah jika ia tidak bodoh. Sayangnya, dengan kondisi yang dimilikinya tiket itu seperti tak mungkin terbeli.



Ternyata di balik kebodohannya tersimpan setitik kegeniusan yang tak terduga. Kabi adalah seorang penderita savant syndrome. Di balik kebodohannya ia memiliki satu kegeniusan. Namun gara-gara itu ia diburu profesor Harvard yang berambisi mengeksploitasi kegeniusannya untuk bahan penelitiannya.



Seperti apa Kabi berjuang mencari pengakuan sang ayah? Apa yang terjadi saat mereka bertemu?



Novel ini mengisahkan hidup Kabi yang lugu, sederhana, dan nalarnya yang menggelikan. Membacanya akan membuat kita tersenyum mafhum sekaligus meresapi sikapnya yang mulia yang terasa mahal di zaman sekarang. Jika ia dihina kawan-kawannya, ibunya selalu mendorong semangatnya dengan kata-kata bijak.



“Kamu jangan merasa jadi orang bodoh. Kamu harus merasa jadi orang yang belum pintar. Kalau kamu merasa jadi orang bodoh, kamu akan selalu merasa segala usaha akan sia-sia. Tapi kalau kamu merasa belum pintar, kamu akan terus berusaha, terus belajar, terus memperbaiki kekurangan.”


Ketersediaan
#
My Library 813 DEN g
SMK3P3397
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 DEN g
Penerbit
Jakarta Timur : Rayyana Komunikasindo., 2017
Deskripsi Fisik
260 hlm. ; 18,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-61112-1-0
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet.1, Maret 2017
Subjek
Novel
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Gatra Pelangi Nusa
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan menopang Lembaga untuk pendidikan yang Menghasilkan SDM Ber IMTAQ, Berakhlak Mulia, Berdayaguna, Inovatif, Profesional dan Berwawasan Lingkungan

 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?